Apa Itu Klitih? Berikut Penjelasan, Arti dan Sejarah

Bagikan ke :

    Apa Itu Klitih? Berikut Penjelasan, Arti dan Sejarah

    Belakangan ini internet sedang di hebohkan dengan fenomena klitih. Klitih sendiri adalah salah satu bentuk aktifitas kekerasan di jalan yang menyasar korbannya secara acak namun tidak ada unsur pencurian barang. Aksi klitih biasanya di lakukan di atas jam 10 malam dan banyak terjadi di Jogjakarta, hal ini membuat para wisatawan menjadi ngeri jika ada keperluan luar di jam-jam tersebut.


    Aksi klitih lebih tepat digambarkan sebagai gangster yang dulu pernah melakukan hal serupa di Jakarta, melukai orang-orang tidak bersalah atau dengan kata lain melukai orang secara acak mau muda, tua, laki-laki atau perempuan. Aksi-aksi seperti ini harus diperhatikan oleh institusi kepolisian karena sudah sangat meresahkan dan membuat warga serta wisatawan menjadi tidak nyaman.

    Apa Itu Klitih? Berikut Penjelasan, Arti dan Sejarah

    Polisi harus bergerak cepat meringkus para pelaku agar tidak ada korban lagi karena jika tidak akan mencoreng nama institusi polisi itu sendiri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Beda cerita jika masyarakat yang bergerak meringkus pelaku, pastinya pelaku tidak akan selamat dan tidak ada nama lain yang disebutkan sehingga kekerasan tersebut tidak habis sampai akar dan akan memunculkan balas dendam dari para pelaku klitih.


    Lalu, apa klitih sebenarnya?
    Seperti yang sudah saya katakan diatas bahwa klitih adalah aksi kekerasan dengan senjata tajam oleh segerombolan orang yang menyerang korban-korbannya secara acak, tidak peduli muda, tua, laki-laki dan perempuan. Aksi tersebut lebih tepatnya serupa gangster.

    Siapa pelakunya?

    Belum diketahui pasti identitasnya namun range umur para pelaku diperkirakan antara 14-18 tahun.

    Arti Klitih
    Dalam bahasa jawa, klitih mempunyai arti keluyuran atau mencari angin di luar rumah. Namun makin kesini klitih mempunyai pergeseran makna yang tadinya positif menjadi negatif.

    Sejarah Klitih
    Menurut data dari berbagai sumber, fenomena klitih sudah terjadi di tahun 1990-an, kala itu kepolisian sedang mengelompokan gang remaja di Jogja. Klitih seperti menjadi ajang eksistensi bagi para pelakunya, tujuannya ingin di akui dan di takuti oleh teman-temannya dan geng lain. Latar belakang mengapa para pelaku melakukan klitih, biasanya karena punya permasalahan pribadi maupun keluarga.


    Untuk mencegah adanya klitih tentu saja diperlukan pengawasan dari lingkungan dan orang tua agar anak-anak muda disekitarnya merasa di terima dan di hargai, sebab menghargai tidak perlu mengenal umur, semua orang ingin di hargai dengan cara nya masing-masing, sering-sering berkomunikasi perihal masalah agar masalahnya tidak disalurkan di tempat yang tidak semestinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan berguna dan dapat dijadikan referensi agar kita semua selamat, aman dan nyaman dalam berkehidupan.

    Referensi artikel:
    https://kabar24.bisnis.com/read/20220406/15/1519735/mengenal-klitih-fenomena-pembacokan-orang-asing-di-jalanan-jogja
    https://www.suara.com/news/2022/04/06/073225/sejarah-klitih-asal-usul-arti-istilah-dan-aksi-kejahatan-jalanan-yang-kerap-terjadi-di-jogja
    Referensi gambar :
    https://www.merdeka.com/jateng/pelaku-klitih-di-sleman-berhasil-ditangkap-polisi-ungkap-motifnya.html
    Memuat...

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar